Jumat, 22 Desember 2017

in the end of 2017

Dear all,

we are on the end of 2017.
Keep your mind and spirit.
All of you are part of SMP Puhua Purwokerto.

Have a nice holiday
Have a Joyful Christmas.


ciao!


Selasa, 05 April 2016

after reuni 110 tahun Puhua

Berakhir sudah hiruk pikuk Reuni 110 tahun Puhua..

Jumat, 1 April di Horison ... dengan pagelaran kilas balik Puhua
Sabtu, 2 April di SMP-SMA Puhua... dengan acara Kuliner Lokal Banyumas...


Senin, 16 Februari 2015

xin (bisa dipercaya)

1. AMANAH DAN JAGA LIDAH 

凡出言 , 信为先  
fán chū yán , xìn wéi xiān

Setiap mengeluarkan ucapan, haruslah dapat dipercaya. 

诈与妄 , 奚可焉 
zhà yǔ wàng , xī kě yān
  
Menipu dan berdusta tidaklah dibenarkan.

话说多 , 不如少  
huà shuō duō , bù rú shǎo

Daripada banyak berbicara, bicaralah seperlunya. 

惟其是 , 勿佞巧
wéi qí shì , wù nìng qiǎo  

Cukup bicara apa adanya, janganlah menjilat dan berdusta.

奸巧语 , 秽污词  
jiān qiǎo yǔ , huì wū cí 

Perkataan yang munafik dan licik, kalimat yang kasar dan kotor

市井气 , 切戒之 
shì jǐng qì , qiē jiè zhī
  
Sikap dan kebiasaan yang merendahkan, haruslah disingkirkan.

Senin, 02 Februari 2015

WHY ASIANS ARE LESS CREATIVE than WESTERNERS?
Dari notesnya Pak Christianto Tjahjadi, NEXT SYSTEM Bandung


Prof. Ng Aik Kwang dari University of Queensland, dalam bukunya "Why Asians Are Less Creative Than Westerners" (2001) yang dianggap kontroversial tapi  ternyata menjadi "best seller", mengemukakan beberapa hal tentang bangsa-bangsa Asia yang telah membuka mata dan pikiran banyak orang:

  1. Bagi kebanyakan orang Asia, dalam budaya mereka, ukuran sukses dalam hidup adalah banyaknya materi yang dimiliki (rumah, mobil, uang dan harta lain). Passion (rasa cinta terhadap sesuatu) kurang dihargai. Akibatnya, bidang kreativitas kalah populer dibanding profesi dokter, pengacara dan sejenisnya, yang dianggap bisa lebih cepat menjadikan seseorang untuk memiliki kekayaan banyak.
  2. Bagi orang Asia, banyaknya  kekayaan yg dimiliki lebih dihargai daripada CARA memperoleh kekayaan tersebut. Tidak heran bila lebih banyak orang menyukai cerita, novel, sinetron atau film yang bertema orang miskin jadi kaya mendadak karena beruntung menemukan harta karun, atau dijadikan istri oleh pangeran dan sejenis itu. Tidak heran pula bila perilaku koruptif pun di-tolerir / diterima sebagai sesuatu yg wajar.
  3. Bagi orang Asia, pendidikan identik dengan hafalan berbasis "kunci jawaban" bukan pada pengertian. Ujian Nasional, tes masuk Perguruan Tinggi, dll., semua berbasis hafalan. Sampai tingkat sarjana, mahasiswa diharuskan hafal rumus2 imu pasti dan ilmu hitung lainnya, bukan diarahkan untuk memahami kapan dan bagaimana menggunakan rumus-rumus tersebut.
  4. Karena berbasis hafalan, murid2 di sekolah di Asia dijejali sebanyak mungkin pelajaran. Mereka dididik menjadi "Jack of all trades, but master of none" (tahu sedikit sedikit ttg banyak hal tapi tidak menguasai apapun).
  5. Karena berbasis hafalan, banyak pelajar Asia bisa jadi juara dalam Olimpiade Fisika dan Matematika. Tapi hampir tidak pernah ada orang Asia yang menang Nobel atau hadiah internasional lainnya, yang notabene berbasis inovasi dan kreativitas.
  6. Orang Asia takut salah (KIASI) dan takut kalah (KIASU). Akibatnya, sifat eksploratif sebagai upaya memenuhi rasa penasaran dan keberanian untuk mengambil resiko, kurang dihargai.
  7. Bagi kebanyakan bangsa Asia, bertanya artinya bodoh, makanya rasa penasaran tidak mendapat tempat dalam proses pendidikan di sekolah.
  8. Karena takut salah dan takut dianggap bodoh, di sekolah atau dalam seminar atau workshop, peserta jarang mau bertanya tetapi setelah sesi berakhir peserta mengerumuni guru / narasumber untuk minta penjelasan tambahan.


Dalam bukunya Prof.Ng Aik Kwang menawarkan beberapa solusi sbb:

  1. Hargai proses. Hargailah orang karena pengabdiannya bukan karena kekayaannya. Percuma bangga naik haji atau membangun mesjid atau pesantren tapi duitnya dari hasil korupsi.
  2. Hentikan pendidikan berbasis kunci jawaban. Biarkan murid memahami bidang yang paling disukainya.
  3. Jangan jejali murid dengan banyak hafalan, apalagi matematika. Untuk apa diciptakan kalkulator kalau jawaban utk X * Y harus dihafalkan? Biarkan murid memilih sedikit mata pelajaran tapi benar2 dikuasainya.
  4. Biarkan anak memilih profesi berdasarkan PASSION (rasa cinta) nya pada bidang itu, bukan memaksanya mengambil jurusan atau profesi tertentu yg lebih cepat menghasilkan uang.
  5. Dasar kreativitas adalah rasa penasaran dan berani ambil resiko. AYO BERTANYA!
  6. Guru adalah fasilitator, bukan dewa yang harus tahu segalanya. Mari akui dgn bangga kalau kita tidak tahu!
  7. Passion manusia adalah anugerah Tuhan. Sebagai orang tua kita bertanggung-jawab untuk mengarahkan anak kita untuk menemukan passion-nya dan mendukungnya.










Selasa, 27 Januari 2015

2015 ... lhoo

halo halo halo

wah sudah 2015 yaa...
cepat banget...
2014nya ilang .. hehehehehehehe

nah sebentar lagi SMP Puhua , atau nama resminya SMP Nasional 3 Bahasa Putera Harapan,
akan ikut ujian lho, akan meluluskan lulusan pertamanya... hihhihi.. deg-deg serr juga ya...

minta doanya sekalian pembaca, supaya kelulusannya baik ya...

ini ada beberapa foto baru..




Selasa, 20 Agustus 2013

Agustuss...

Dear All,

Sehabis kita libur lebaran, maka tgl. 15 Agustus kita kembali masuk sekolah. Masuk untuk acara Silahturami Idul Fitri. Kali ini pembicaranya dari NU. Bapak Aba Muchtar, S.Pd.I.  Wah, seru juga khotbahnya. Diikuti oleh semua siswa dan guru. Tgl. 16 Agustus, semua siswa/i datang ke sekolah untuk Pesta 17-an. Ada lomba-lomba: Lomba Sumpit Kacang Hijau, Lomba Jalan Seirama, Lomba Tarik Tambang, Lomba Gebuk Air, dan ditutup dengan Lomba Futsal-Bersarung... Seru lah! :)
Oiya, ada beberapa siswa/i kelas 8 nyumbang dance. Latihan sendiri lho!
Besoknya tanggal 17 Agustus, Upacara Bendera gabungan di Lap SD. Petugas semua dari siswa SMP lho! :) Amanatnya dibacakan Ibu Endah selaku Pembina Upacara, membacakan Amanat Bupati Banyumas. Buat siswa-siswi yang diinget pekik Merdeka! 2 kali lho.. :D

Nah, Minggu ini kita sudah normal belajar...
Oiya EKSKUL yang mulai jalan lho!
Jadwalnya:
  1. Senin, pk 15.00 - 16.30 : ekskul gitar (tempat di SMP)
  2. Jumat, pk. 15.30 - 17.00 : ekskul badminton (tempat di SD)
  3. Jumat, pk. 16.00 - 18.00 : ekskul basket (tempat di Orion, dekat Omah Daun)
  4. Sabtu, pk. 10.00 - 12.00 : ekskul futsal (tempat di Orion, dekat Omah Daun)
  5. Sabtu, pk. 07.00 - 10.00 : ekskul biola (tempat di SMP)
Oke segitu dulu yaa....


             

Rabu, 24 Juli 2013

pindah ke gedung baruu

hai,
kami sudah pindah ke gedung baru loh...
oiya, sekarang SMP Puhua punya 2 tingkat, yaitu kelas 7 dan kelas 8
asik kan... :)


hari ini cuaca aneh, pagi panas, siang mendung, sore hujan, malam hujan lagi...
oooo...
jaga kesehatan ya...